{"id":103,"date":"2026-04-16T21:43:06","date_gmt":"2026-04-16T14:43:06","guid":{"rendered":"https:\/\/kedaulatanpangan.com\/kedaulatanpangan\/?p=103"},"modified":"2026-04-19T21:46:12","modified_gmt":"2026-04-19T14:46:12","slug":"peredaran-beras-sphp-ilegal-di-probolinggo-diungkap-ratusan-sak-beras-disita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kedaulatanpangan.com\/kedaulatanpangan\/?p=103","title":{"rendered":"Peredaran Beras SPHP Ilegal di Probolinggo Diungkap, Ratusan Sak Beras Disita"},"content":{"rendered":"<p>Probolinggo &#8211; Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus peredaran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) palsu di Kabupaten Probolinggo. Dalam pengungkapan yang disampaikan pada Rabu (15\/4\/2026), polisi menyita sebanyak 400 sak beras kemasan lima kilogram yang diduga telah dimanipulasi.<\/p>\n<p>Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Henri Noveri Santoso menjelaskan bahwa kasus ini merupakan bagian dari penindakan tindak pidana di bidang pangan dan perlindungan konsumen.<\/p>\n<p>\u201cKasus ini berupa pengemasan beras polos ke dalam kemasan SPHP berlabel 5 kilogram, namun faktanya berat bruto termasuk kemasan hanya 4,9 kilogram,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam perkara tersebut, polisi telah mengamankan satu tersangka berinisial RMF yang diduga sebagai pelaku utama. Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Farris Nur Sanjaya mengungkapkan bahwa pelaku membeli beras curah berkualitas rendah, kemudian mengemas ulang menggunakan karung berlabel SPHP untuk dijual kembali.<\/p>\n<p>\u201cBeras yang digunakan kualitasnya jauh di bawah standar medium, dengan tingkat pecahan mencapai sekitar 80 persen,\u201d kata AKBP Farris. Selain itu, pelaku juga mengurangi isi kemasan untuk memperoleh keuntungan sekitar Rp3.000 per karung, dengan omzet yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah per bulan.<\/p>\n<p>Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Timur Langgeng Wisnu Adinugroho menegaskan bahwa beras tersebut bukan berasal dari Bulog. \u201cBeras SPHP hanya disalurkan melalui jalur resmi. Kami mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli dan segera melapor jika menemukan indikasi kecurangan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediahub.polri.go.id\/in\/polda\/%5Bpolda_name%5D\/image\/detail\/440008-peredaran-beras-sphp-ilegal-di-probolinggo-diungkap-ratusan-sak-beras-disita\">sumber<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Probolinggo &#8211; Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus peredaran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) palsu di Kabupaten Probolinggo. Dalam pengungkapan yang disampaikan pada Rabu (15\/4\/2026), polisi menyita sebanyak 400 sak beras kemasan lima kilogram yang diduga telah dimanipulasi. Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Henri Noveri Santoso&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":104,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[21,12],"tags":[31,29,30],"class_list":["post-103","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-distribusi","category-stabilitas-harga","tag-beras","tag-probolonggo","tag-sphp"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kedaulatanpangan.com\/kedaulatanpangan\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/103","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kedaulatanpangan.com\/kedaulatanpangan\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kedaulatanpangan.com\/kedaulatanpangan\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kedaulatanpangan.com\/kedaulatanpangan\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kedaulatanpangan.com\/kedaulatanpangan\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=103"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kedaulatanpangan.com\/kedaulatanpangan\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/103\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":105,"href":"https:\/\/kedaulatanpangan.com\/kedaulatanpangan\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/103\/revisions\/105"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kedaulatanpangan.com\/kedaulatanpangan\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/104"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kedaulatanpangan.com\/kedaulatanpangan\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=103"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kedaulatanpangan.com\/kedaulatanpangan\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=103"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kedaulatanpangan.com\/kedaulatanpangan\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=103"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}