Jambi – Pemerintah menegaskan bahwa upaya mewujudkan swasembada pangan nasional bukan hanya soal meningkatkan hasil produksi pertanian, tetapi juga berkaitan langsung dengan hak masyarakat untuk memperoleh pangan yang cukup serta kesejahteraan petani sebagai pelaku utama sektor pangan. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat menghadiri peringatan Hari Jadi Pemerintah Kota Jambi ke-80 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 di Jambi, Selasa (2/6).
Menurut Zulkifli Hasan, pemerintah saat ini menempatkan sektor pangan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan nasional. Ia menekankan bahwa keberhasilan swasembada pangan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, terutama dalam menjamin ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, swasembada pangan tidak hanya berbicara tentang hasil panen, tetapi juga menyangkut hak rakyat untuk mendapatkan pangan yang cukup dan hak petani untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik,” ujar Zulkifli Hasan.
Pemerintah Siapkan Berbagai Kebijakan
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah terus memperkuat berbagai kebijakan yang mendukung ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Langkah yang dilakukan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup penataan regulasi, penguatan infrastruktur pertanian, serta perbaikan tata kelola sektor pangan.
Menko Pangan mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan puluhan regulasi guna mempercepat pembangunan sektor pangan dan mengatasi berbagai hambatan yang selama ini dihadapi petani maupun pelaku usaha pertanian. Kebijakan tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem pangan yang lebih kuat, efisien, dan berkelanjutan.
Dukung Program Prioritas Nasional
Swasembada pangan menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini diarahkan untuk memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sekaligus meningkatkan pendapatan petani, nelayan, dan peternak di seluruh Indonesia.
Pemerintah optimistis target kemandirian pangan dapat tercapai melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat. Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, Indonesia diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani.